JEPANGUPDATES.COM – Toyota, Aichi – Pantura Japan FC harus puas finis sebagai runner-up dalam ajang futsal Saburai Cup 2026 setelah kalah dari Jiema FC lewat adu penalti dengan skor 2-3. Hasil ini didapat setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam waktu normal pada laga final yang berlangsung sengit.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Pantura Japan FC mencoba menguasai jalannya laga melalui penguasaan bola dan serangan dari sisi sayap. Di sisi lain, Jiema FC bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini pertahanan.
Meski beberapa peluang tercipta di babak pertama, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Pertahanan yang solid dari masing-masing tim membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki babak kedua, pertandingan menjadi lebih terbuka. Jiema FC berhasil mencetak gol lebih dulu melalui skema serangan cepat yang efektif. Tidak lama kemudian, mereka kembali mencetak gol kedua dan mengubah skor menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol tidak membuat Pantura Japan FC menyerah. Tim justru menunjukkan semangat juang tinggi. Mereka mulai bermain lebih agresif dan meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pantura Japan FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui situasi bola mati. Gol ini menjadi titik balik bagi tim untuk bangkit.
Momentum positif terus berlanjut. Pantura Japan FC berhasil mencetak gol kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Laga pun kembali hidup dan berlangsung semakin menegangkan hingga akhir waktu normal.
Karena skor tetap imbang, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan, kedua tim berusaha tampil tenang. Namun, Pantura Japan FC harus mengakui keunggulan Jiema FC setelah kalah dengan skor 2-3.
Meski gagal meraih gelar juara, perjuangan Pantura Japan FC tetap mendapat apresiasi. Bangkit dari ketertinggalan dua gol di laga final menunjukkan mental dan karakter tim yang kuat.
Pelatih tim, Coach Alvaro, menyampaikan rasa bangganya setelah pertandingan. Ia menilai para pemain sudah memberikan yang terbaik sepanjang laga.
“Bangga dengan perjuangan anak-anak malam ini. Dari tertinggal 0-2 hingga bisa menyamakan jadi 2-2 bukan hal yang mudah. Hasil penalti memang belum berpihak, tapi kami akan kembali lebih kuat,” ujarnya.

Ketua Pantura Japan FC, Hendra Tetok, juga memberikan pernyataan serupa. Ia mengapresiasi kerja keras tim dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain.
“Kami bangga dengan perjuangan tim di final ini. Anak-anak menunjukkan mental yang kuat dan tidak menyerah. Ini menjadi modal penting untuk ke depan,” kata Hendra.
Ia menambahkan bahwa tim akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan performa. Menurutnya, fondasi tim saat ini sudah cukup baik dan hanya perlu penyempurnaan di beberapa aspek.
Hasil sebagai runner-up tetap menjadi pencapaian positif bagi Pantura Japan FC di Saburai Cup 2026. Tim menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari segi permainan maupun mental bertanding.
Ke depan, pengalaman di laga final ini diharapkan bisa menjadi pelajaran berharga. Dengan kerja keras dan konsistensi, Pantura Japan FC berpeluang besar untuk meraih hasil yang lebih baik di kompetisi futsal berikutnya.












