NewsEntertainmentBisnisMusicBola & SportsPolitikOtomotifFood & Travel
Home/Jepang

Imigrasi Bogor Bekuk 13 Warga Negara Jepang Pelaku Penipuan Daring Internasional

Kumazaki Yasushi

Kumazaki Yasushi

Jumat, 20 Maret 2026 pukul 09.55

Imigrasi Bogor Bekuk 13 Warga Negara Jepang Pelaku Penipuan Daring Internasional

Berita Terkait

For Revenge Tampil di Jepang, Anniversary ke-17 Baraya Viking Japan, Siap Hibur Bobotoh di NagoyaApa itu Prometric dan Mengapa Wajib untuk Kerja di Jepang?Cara Transfer Gaji dari Jepang ke Indonesia: Biaya & Metode Terbaik 2026Ujian SSW Bidang Pembersihan Gedung Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips LolosUjian Prometric Tokutei Ginou: Ikut di Indonesia atau Jepang? Ini Perbandingan Lengkapnya (2025–2026)Nagoya Digital: Solusi Website Profesional untuk Bisnis Anda di Jepang

Baca Juga:For Revenge Tampil di Jepang, Anniversary ke-17 Baraya Viking Japan, Siap Hibur Bobotoh di Nagoya

JEPANGUPDATES.COM - Geger! Kawasan elite Sentul City, Bogor, yang biasanya identik dengan hunian nyaman dan pemandangan hijau, mendadak jadi lokasi penggerebekan ala-ala film action. Kantor Imigrasi Bogor bekuk 13 warga negara Jepang pelaku penipuan daring Internasional. Tim Imigrasi menangkap para pelaku dalam operasi senyap pada Senin malam, 2 Maret 2026, di tiga rumah berbeda di wilayah Kecamatan Babakan Madang. Mereka mengamankan delapan orang di Jalan Parahyangan Golf, sementara lima lainnya di Jalan Bukit Golf Hijau Raya. Bayangkan, mereka menjadikan rumah mewah di kawasan golf itu sebagai markas komplotan penipuan internasional!
Pelaku Berpura-Pura Jadi Polisi dan Provider
Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, mengungkapkan bahwa korbannya bukan orang Indonesia, melainkan sesama warga Jepang yang berada di luar negeri. Modus operandi mereka cukup rapi dan menakutkan. Para pelaku berpura-pura menjadi petugas dari penyedia layanan telekomunikasi di Jepang, lalu mengontak korban melalui panggilan telepon atau video call di aplikasi LINE. Mereka menakut-nakuti korban dengan tuduhan melakukan pelanggaran menggunakan alat ilegal. "Tak cukup di situ, para pelaku meningkatkan intimidasi dengan mengaku sebagai petugas kepolisian Jepang. Mereka mengarahkan korban ke situs web palsu yang menampilkan surat perintah penangkapan. Memanfaatkan kepanikan dan ketakutan korban, para pelaku akhirnya meminta korban menunjukkan data keuangan hingga mentransfer dana dalam jumlah besar." Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti yang bikin merinding: empat seragam Kepolisian Jepang lengkap dengan atributnya, puluhan gawai, belasan router, serta dokumen digital berisi skrip percakapan untuk menipu korban.
Pelaku Melakukan Penyalahgunaan Visa
Yang bikin gemas, 12 dari 13 WNA ini ternyata masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan untuk pra-investasi (indeks D12). Satu orang lainnya menggunakan Visa on Arrival (VoA). Alih-alih investasi, mereka malah "investasi" kejahatan. "Para pelaku yang merupakan warga negara asing tersebut diduga menyalahgunakan izin tinggal yang diberikan karena mereka melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian visa," tegas Yuldi Yusman. Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Konsulat Jepang. Pihak imigrasi pun sedang menyiapkan proses deportasi. "Konsulat Jepang telah datang dan menunggu informasi lebih lanjut. Kami akan melakukan proses deportasi ke Jepang," ujarnya. Petugas Imigrasi Bogor kini masih memeriksa 13 warga negara Jepang pelaku penipuan daring Internasional ini secara intensif. Setelah mendeportasi mereka, kepolisian Jepang akan langsung menyambut dan memproses para pelaku secara hukum di negara asal. Kasus ini jadi pengingat buat kita semua, bahwa kejahatan di dunia maya nggak kenal batas negara.
Tag:ScammingPenipuanNihonjinJepangindonesiaBogor

Berita Terkait

For Revenge Tampil di Jepang, Anniversary ke-17 Baraya Viking Japan, Siap Hibur Bobotoh di NagoyaApa itu Prometric dan Mengapa Wajib untuk Kerja di Jepang?Cara Transfer Gaji dari Jepang ke Indonesia: Biaya & Metode Terbaik 2026Ujian SSW Bidang Pembersihan Gedung Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips LolosUjian Prometric Tokutei Ginou: Ikut di Indonesia atau Jepang? Ini Perbandingan Lengkapnya (2025–2026)Nagoya Digital: Solusi Website Profesional untuk Bisnis Anda di Jepang

Berita Terbaru

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Bola & Sports

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Food & Travel

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 09.11

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Bola & Sports

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.53

Berita Terbaru

Bola & Sports

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Food & Travel

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 09.11

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Bola & Sports

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.53

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Kategori

Berita JepangPekerjaanPendidikanEventKomunitasBisnis

Perusahaan

Tentang KamiRedaksiIklanMedia PartnerKontak

Legal

Kebijakan PrivasiSyarat dan KetentuanPedoman Media SiberSitemap

© 2026 Jepang Updates. All rights reserved.

Developed by Nagoya Digital.

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Tekno & Sains

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 10.45

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

News

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.27

Tekno & Sains

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 10.45

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

News

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.27

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Trending

1Ujian SSW Bidang Pertanian Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos2Ujian SSW Bidang Pembersihan Gedung Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos3Ujian Prometric Tokutei Ginou: Ikut di Indonesia atau Jepang? Ini Perbandingan Lengkapnya (2025–2026)4Kansai Elite Cup 2026 Season 1 Sukses Digelar, Rebilion Kicker Ukir Sejarah sebagai Juara Perdana5Ujian SSW Bidang Aviasi / Ground Handling Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos6Cara Transfer Gaji dari Jepang ke Indonesia: Biaya & Metode Terbaik 20267Ujian SSW Bidang Pengolahan Makanan dan Minuman Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos8Superkoplo Resmi Lengkapi Line Up CPJ Connect: Anniversary ke-2 Cirebon Pride Japan9Ujian SSW Bidang Perawatan Mobil (Otomotif) Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos10Barbershop MQ Hair Osaka, Barber Indonesia Segera Hadir di Osaka, Siap Ramaikan Layanan Grooming untuk WNI di Jepang