Gempa M7,4 Guncang Jepang, WNI Dipastikan Aman – KBRI Tokyo Pantau Ketat

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 19:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

JEPANGPDATES.COM – TOKYO, Jepang kembali dilanda gempa bumi besar. Senin (20/4/2026) sore waktu setempat, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah utara Negeri Sakura dan langsung memicu peringatan tsunami di sejumlah prefektur. Kabar ini seketika menarik perhatian ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini menetap di Jepang.

Peringatan Tsunami Dikeluarkan untuk Wilayah Utara Jepang

Japan Meteorological Agency (JMA) bergerak cepat dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami segera setelah gempa terjadi. Status awas diberlakukan untuk sebagian kawasan pesisir Pasifik di Prefektur Hokkaido, Aomori, dan Iwate. Sementara itu, status siaga turut diberlakukan di Prefektur Miyagi dan Fukushima.

Pemantauan awal mencatat gelombang tsunami dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter sempat menghantam kawasan Miyako. Meskipun relatif kecil, otoritas setempat tetap mengimbau warga untuk menjauhi kawasan pesisir hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KBRI Tokyo: Belum Ada Laporan WNI yang Terdampak

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bergerak sigap merespons bencana ini. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menegaskan bahwa hingga kini belum ada satu pun laporan mengenai WNI yang menjadi korban atau terdampak gempa.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa,” ujar Heni dalam keterangan resminya.

KBRI Tokyo disebut terus menjalin komunikasi aktif dengan berbagai komunitas diaspora Indonesia di wilayah-wilayah yang masuk dalam zona peringatan tsunami, termasuk Aomori, Iwate, dan Hokkaido.

Baca Juga:  Marriage And Woman Have More In Common Than You Think

BMKG: Indonesia Tidak Berpotensi Terdampak Tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut memberikan klarifikasi kepada masyarakat Indonesia. Lembaga tersebut memastikan bahwa gempa di Jepang tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami yang berdampak pada wilayah Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan pesisir, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Jepang sendiri turut menyampaikan kabar baik terkait keamanan energi. Tidak ada situasi abnormal yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir yang berlokasi di wilayah Aomori maupun Miyagi — informasi yang memberikan sedikit ketenangan di tengah situasi darurat yang berlangsung.

Imbauan untuk WNI di Jepang

Bagi WNI yang saat ini berada di Jepang, khususnya di wilayah yang terdampak, KBRI Tokyo mengimbau untuk senantiasa mengikuti instruksi dari otoritas setempat, menghindari kawasan pesisir hingga status peringatan dicabut, serta segera melaporkan diri jika membutuhkan bantuan konsuler. Hotline KBRI Tokyo tetap aktif selama 24 jam untuk memberikan bantuan dan informasi terkini.

Penutup

Gempa M7,4 ini kembali mengingatkan betapa rentannya wilayah Jepang terhadap bencana alam. Meski situasi sudah mulai kondusif, kewaspadaan harus tetap dijaga. Bagi para WNI yang tengah merantau di Negeri Sakura, tetap ikuti informasi resmi dari KBRI Tokyo dan otoritas Jepang setempat untuk memastikan keselamatan Anda.

Berita Terkait

Jepang dan Meksiko Sepakat untuk Bekerja Sama dalam Energi yang Stabil di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Jepang Mencabut Larangan Ekspor Senjata Mematikan Pasca Perang Dunia II
Jepang Cabut Larangan Ekspor Senjata, Kapal Selam Bisa Masuk ke Indonesia
Australia dan Jepang Menandatangani Kesepakatan Mogami, Beralih ke Kerja Sama Pertahanan yang Lebih Dalam
Jepang Berjanji Akan Mengambil ‘Tindakan yang Memungkinkan’ untuk Keselamatan di Selat Hormuz
Japan Airlines Meluncurkan Pesawat Bertema Khusus untuk Peringatan 25 tahun Tokyo DisneySea
Musim Panas 2026: ANA dan JAL Naikkan Biaya Tambahan Penerbangan Internasional
Wanita Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Jepang, Siap Debut di Tokyo

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:39

Jepang dan Meksiko Sepakat untuk Bekerja Sama dalam Energi yang Stabil di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Selasa, 21 April 2026 - 20:18

Jepang Mencabut Larangan Ekspor Senjata Mematikan Pasca Perang Dunia II

Selasa, 21 April 2026 - 19:53

Gempa M7,4 Guncang Jepang, WNI Dipastikan Aman – KBRI Tokyo Pantau Ketat

Selasa, 21 April 2026 - 19:42

Jepang Cabut Larangan Ekspor Senjata, Kapal Selam Bisa Masuk ke Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 08:51

Australia dan Jepang Menandatangani Kesepakatan Mogami, Beralih ke Kerja Sama Pertahanan yang Lebih Dalam

Berita Terbaru