NewsEntertainmentBisnisMusicBola & SportsPolitikOtomotifFood & Travel
Home/Food & Travel

Dari Pekerja Pabrik, Pria ini Kini Punya Restoran di Tokyo Jepang

Kumazaki Yasushi

Kumazaki Yasushi

Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 16.46

Dari Pekerja Pabrik, Pria ini Kini Punya Restoran di Tokyo Jepang

Berita Terkait

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan BudayaWNI di Jepang: Makanan, Transportasi, dan Kebiasaan Sehari-hariFakta Menarik tentang Masyarakat dan Gaya Hidup Jepang yang Berkaitan dengan Kuliner dan PerjalananDestinasi Populer di Berbagai Prefektur Jepang dari Hokkaido hingga OkinawaFakta Menarik Masyarakat Jepang: Kebiasaan Makan dan BerpergianTradisi Unik Jepang yang Bisa Dialami Wisatawan Saat Bepergian

JEPANGUPDATES.COM - Perjalanan hidup perantau Indonesia di Jepang tidak selalu mulus. Hal itu dialami Ian, seorang WNI yang kini sukses membangun usaha kuliner Garuda Cafe di Jepang.

Ian mengisahkan, awal kedatangannya ke Jepang bermula dari pertemuannya dengan sang istri, warga Jepang, saat liburan di Bali. Setelah menjalin hubungan selama dua tahun, keduanya menikah dan memutuskan tinggal di Tokyo.

Namun, kehidupan di Jepang tidak sesuai harapan. Dengan pengalaman kerja yang minim dan kemampuan bahasa Jepang yang terbatas, Ian harus menghadapi berbagai kesulitan di awal kedatangannya.

Ia sempat bekerja di proyek lapangan (genba). Namun, pekerjaan tersebut menjadi titik terberat dalam hidupnya di Jepang.

“Kerjanya cukup berat, saya tidak kuat. Saya sempat stres dan ingin pulang ke Indonesia,” ujar Ian kepada Jepang Updates.

Selain tekanan pekerjaan, Ian juga mengalami kesulitan beradaptasi dengan makanan sehari-hari di Jepang. Rasa rindu terhadap masakan Indonesia semakin memperberat kondisi mentalnya saat itu.

Titik balik terjadi ketika Ian bertemu dengan sesama orang Indonesia yang kemudian mengajaknya bekerja di pabrik plastik di Yokohama.

Lingkungan kerja yang lebih nyaman dan adanya teman senegara membuat Ian kembali menemukan semangat untuk bertahan di Jepang.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Ian justru mendapatkan ide untuk membuka usaha kuliner Indonesia. Ia kemudian mendirikan Garuda Cafe, restoran yang menyajikan berbagai menu khas Nusantara.

Baca Juga:Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya
[caption id="attachment_7835" align="alignnone" width="2048"] Foto/Istimewa[/caption]

Tak hanya sekedar tempat makan, Garuda Cafe juga menjadi ruang berkumpul bagi komunitas Indonesia di Jepang, lengkap dengan konsep santai dan hiburan karaoke.

Ian mengakui, membangun usaha di Tokyo bukan hal mudah. Biaya sewa tempat yang tinggi serta kebutuhan operasional menjadi tantangan besar yang harus dihadapi.

Meski demikian, ia melihat kondisi saat ini lebih baik dibandingkan saat pertama kali datang ke Jepang sekitar 17 tahun lalu, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku makanan Indonesia yang kini lebih mudah ditemukan.

Menariknya, restoran tersebut tidak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga pelanggan asal Jepang.

“Mereka suka karena bisa merasakan suasana santai dan makanan Indonesia,” katanya.

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat di Tokyo, Ian tetap optimistis usahanya dapat terus berkembang.

“Persaingan pasti ada, tapi saya yakin rezeki sudah ada yang mengatur,” ujarnya.

[caption id="attachment_7836" align="alignnone" width="2048"]Piagam penghargaan garuda cafe Dari komunitas samurai japan, pantura japan kantou Foto/Istimewa[/caption] Bagi Ian, Garuda Cafe bukan hanya sekedar bisnis, tetapi juga simbol persatuan bagi masyarakat Indonesia di perantauan. Ia kerap menggelar berbagai kegiatan seperti pertunjukan tari tradisional, live musik, hingga acara komunitas.

Ia pun mengajak sesama WNI untuk saling mendukung usaha kuliner Indonesia di Jepang.

“Semoga restoran Indonesia di Jepang bisa terus berkembang. Tetap semangat untuk para perantau,” tutupnya.

Tag:WNI sukses di Jepangrestoran Indonesia di Tokyoperantau Indonesia di Jepangpengalaman kerja Jepangkisah sukses diaspora Indonesiakisah inspiratif TKI Jepangkerja di Jepang genbaIan Garuda CafeGaruda Cafe Tokyobisnis kuliner Jepang

Berita Terkait

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan BudayaWNI di Jepang: Makanan, Transportasi, dan Kebiasaan Sehari-hariFakta Menarik tentang Masyarakat dan Gaya Hidup Jepang yang Berkaitan dengan Kuliner dan PerjalananDestinasi Populer di Berbagai Prefektur Jepang dari Hokkaido hingga OkinawaFakta Menarik Masyarakat Jepang: Kebiasaan Makan dan BerpergianTradisi Unik Jepang yang Bisa Dialami Wisatawan Saat Bepergian

Berita Terbaru

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Bola & Sports

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Food & Travel

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 09.11

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Bola & Sports

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.53

Berita Terbaru

Bola & Sports

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Kyoto Brother Cup 2 Sukses Digelar di Osaka, 36 Tim Futsal Indonesia Bersaing Rebut Gelar Juara

Food & Travel

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 09.11

Tradisi Kuliner Unik Jepang yang Melestarikan Warisan Budaya

Bola & Sports

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.53

Cetak Sejarah! Pantura Japan Cup 2026 Jadi Turnamen Futsal Komunitas Indonesia di Jepang dengan Hadiah Mobil

Kategori

Berita JepangPekerjaanPendidikanEventKomunitasBisnis

Perusahaan

Tentang KamiRedaksiIklanMedia PartnerKontak

Legal

Kebijakan PrivasiSyarat dan KetentuanPedoman Media SiberSitemap

© 2026 Jepang Updates. All rights reserved.

Developed by Nagoya Digital.

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Tekno & Sains

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 10.45

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

News

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.27

Tekno & Sains

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 10.45

Cara Kerja Peringatan Dini Gempa Jepang dan Fungsinya bagi WNI

News

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.27

Jepang dan Negara Kaya Memilih Pekerja Asing tetapi Menyulitkan Tetap Tinggal

Trending

1Ujian SSW Bidang Pertanian Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos2Ujian SSW Bidang Pembersihan Gedung Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos3Kansai Elite Cup 2026 Season 1 Sukses Digelar, Rebilion Kicker Ukir Sejarah sebagai Juara Perdana4Ujian Prometric Tokutei Ginou: Ikut di Indonesia atau Jepang? Ini Perbandingan Lengkapnya (2025–2026)5Ujian SSW Bidang Aviasi / Ground Handling Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos6Cara Transfer Gaji dari Jepang ke Indonesia: Biaya & Metode Terbaik 20267Ujian SSW Bidang Pengolahan Makanan dan Minuman Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos8Superkoplo Resmi Lengkapi Line Up CPJ Connect: Anniversary ke-2 Cirebon Pride Japan9Ujian SSW Bidang Perawatan Mobil (Otomotif) Jepang 2026: Syarat, Format, Gaji & Tips Lolos10Barbershop MQ Hair Osaka, Barber Indonesia Segera Hadir di Osaka, Siap Ramaikan Layanan Grooming untuk WNI di Jepang