JEPANGUPDATES.COM – Mimpi bekerja di Jepang lewat program Tokutei Ginou (特定技能) atau Specified Skilled Worker (SSW) semakin terbuka lebar bagi tenaga kerja Indonesia. Salah satu syarat utamanya adalah lulus ujian keterampilan melalui platform Prometric. Pertanyaan yang sering muncul: mending ikut ujian di Indonesia dulu, atau langsung ujian di Jepang saja?
Artikel ini akan menjawab pertanyaan itu secara tuntas — mulai dari biaya, lokasi, jadwal, format soal, hingga mana yang lebih strategis untuk kamu pilih.
Apa Itu Ujian Prometric Tokutei Ginou?
Tokutei Ginou adalah visa kerja resmi pemerintah Jepang yang diperkenalkan sejak 2019 untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor industri. Untuk mendapatkan visa ini, calon pekerja wajib lulus dua jenis ujian:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Ujian Keterampilan (SSW Skill Test) — menguji kemampuan teknis sesuai bidang kerja yang dipilih
- Ujian Bahasa Jepang — berupa JFT-Basic A2 atau JLPT N4
Kedua ujian ini diselenggarakan oleh Prometric Japan K.K. melalui sistem Computer-Based Testing (CBT), dan bisa diikuti baik di Indonesia maupun di Jepang.
Ujian Prometric di Indonesia
Siapa yang Bisa Ikut?
Warga negara Indonesia berusia minimal 18 tahun bisa langsung mendaftar tanpa harus berada di Jepang terlebih dahulu. Tidak ada persyaratan pendidikan minimum untuk sebagian besar bidang.
Bidang Kerja yang Tersedia di Indonesia
Ujian SSW yang bisa diikuti di Indonesia antara lain:
- Pertanian & Peternakan
- Pengolahan Makanan & Minuman
- Industri Layanan Makanan (Restoran)
- Konstruksi
- Kaigo (Perawatan Lansia)
- Perikanan & Budidaya
- Dan beberapa bidang lainnya
Biaya Ujian di Indonesia
| Bidang Ujian | Biaya (IDR) |
|---|---|
| JFT-Basic A2 (Bahasa Jepang) | Rp 400.000 – Rp 550.000 |
| Kaigo (Perawatan Lansia) | Rp 132.000 |
| Konstruksi | Rp 210.000 |
| Pertanian & Peternakan | Rp 450.000 |
| Pengolahan Makanan | Rp 450.000 |
| Restoran | Rp 450.000 |
| Perikanan & Budidaya | Rp 460.000 |
Biaya dapat berubah sewaktu-waktu. Cek info terbaru di prometric-jp.com
Lokasi Ujian di Indonesia
Ujian Prometric SSW di Indonesia tersedia di sejumlah kota besar, di antaranya:
- Jakarta (Universitas Gunadarma, Gedung Simatupang; ITC Mall of Indonesia)
- Surabaya
- Bandung
- Yogyakarta
- Medan
- Semarang
- Denpasar
- Manado
Beberapa ujian bidang tertentu (seperti Perikanan dan Manufaktur) memiliki lokasi khusus, misalnya di Politeknik KP Karawang atau Universitas Darma Persada Jakarta.
Jadwal Ujian di Indonesia
Ujian SSW keterampilan diadakan beberapa kali dalam setahun per bidang, dengan jadwal yang diumumkan melalui situs resmi BP2MI dan Prometric. JFT-Basic dilaksanakan lebih rutin — sekitar 6 kali per tahun, dengan pembaruan jadwal bulanan.
Cara Daftar Ujian di Indonesia
- Buat ID Prometric di situs prometric-jp.com
- Cek jadwal dan lokasi ujian sesuai bidang yang diminati
- Lakukan pemesanan tes secara online
- Bayar biaya ujian via kartu kredit, debit (Mastercard/VISA), atau dompet elektronik
- Konfirmasi pemesanan dan simpan bukti pendaftaran
- Hasil ujian akan muncul di layar setelah selesai, dan tersedia secara online dalam 5 hari kerja
Ujian Prometric di Jepang
Siapa yang Bisa Ikut di Jepang?
Ujian di Jepang bisa diikuti oleh mereka yang sudah memiliki status tinggal (izin tinggal) yang sah di Jepang — misalnya pemegang visa magang (Ginou Jisshusei/TITP), visa pelajar, atau status tinggal lainnya.
Biaya Ujian di Jepang
| Bidang Ujian | Biaya (JPY) |
|---|---|
| JFT-Basic A2 | ¥7.000 |
| Kaigo | ¥1.000 |
| Pertanian & Peternakan | ¥8.000 |
| Pengolahan Makanan | ¥8.000 |
| Restoran | ¥8.000 |
| Perikanan & Budidaya | ¥8.000 |
| Automobile | ¥4.300 |
Dengan kurs saat ini, ¥8.000 setara sekitar Rp 850.000–Rp 950.000 — jauh lebih mahal dari ujian di Indonesia.
Lokasi & Jadwal di Jepang
Ujian di Jepang tersedia di pusat-pusat ujian Prometric yang tersebar di berbagai prefektur. Jadwal umumnya lebih fleksibel dan lebih sering dibandingkan di Indonesia, karena frekuensi ujian di Jepang memang lebih tinggi.
Perbandingan Langsung: Indonesia vs Jepang
| Aspek | Di Indonesia | Di Jepang |
|---|---|---|
| Biaya | Lebih murah (Rp 132.000 – Rp 550.000) | Lebih mahal (¥1.000 – ¥8.000) |
| Bahasa Soal | Bisa Bahasa Indonesia | Bahasa Jepang |
| Siapa yang Bisa Daftar | Semua WNI usia 18+ | Harus punya izin tinggal di Jepang |
| Frekuensi Ujian | Beberapa kali per tahun | Lebih sering, lebih fleksibel |
| Lokasi | Kota-kota besar Indonesia | Tersebar di seluruh Jepang |
| Hasil Ujian | 5 hari kerja (online) | 5 hari kerja (online) |
| Platform Daftar | Prometric (beberapa via OTAFF) | Prometric / OTAFF |
| Passing Grade | 65% (variatif per bidang) | Sama |
Mana yang Lebih Baik untuk Kamu?
Pilih ujian di Indonesia jika:
- Kamu masih berada di Indonesia dan belum punya rencana ke Jepang
- Ingin menghemat biaya — ujian di Indonesia jauh lebih terjangkau
- Lebih nyaman mengerjakan soal dalam Bahasa Indonesia
- Baru pertama kali mendaftar program Tokutei Ginou
Pilih ujian di Jepang jika:
- Kamu sedang magang (Ginou Jisshu) di Jepang dan ingin konversi ke visa SSW
- Ingin ujian ulang dengan jadwal yang lebih cepat tersedia
- Sudah terbiasa dengan Bahasa Jepang sehari-hari
Tips penting: ID Prometric yang kamu buat untuk ujian JFT-Basic bisa digunakan kembali untuk mendaftar ujian keterampilan SSW bidang lainnya. Simpan baik-baik ID dan password-mu!
Format Ujian: Apa yang Perlu Kamu Persiapkan?
Hampir semua ujian SSW menggunakan sistem CBT (Computer-Based Testing). Berikut gambaran umum formatnya:
- Jumlah soal: 30–70 soal (tergantung bidang), format pilihan ganda
- Durasi: 40–60 menit per sesi
- Passing grade: Umumnya 65% dari total skor
- Materi: Sesuai bidang, mencakup teori teknis, keselamatan kerja, dan pemahaman instruksi dalam Bahasa Jepang
Contoh materi ujian bidang Pengolahan Makanan meliputi keselamatan pangan, higienitas, HACCP, dan manajemen produksi. Sementara bidang Konstruksi mencakup tes tulis (30 soal, 60 menit) dan tes praktik (20 soal, 40 menit).
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Q: Apakah hasil ujian di Indonesia berlaku untuk mengajukan visa ke Jepang? Ya, sertifikat kelulusan ujian Prometric SSW yang diperoleh di Indonesia sepenuhnya berlaku dan diakui pemerintah Jepang untuk pengajuan visa Tokutei Ginou.
Q: Berapa kali boleh mengulang jika tidak lulus? Peserta yang tidak lulus bisa mendaftar ujian ulang sesuai ketersediaan jadwal pada sistem Prometric. Tidak ada batas pengulangan yang ditetapkan secara umum.
Q: Apakah ujian SSW dan JFT-Basic bisa didaftar dengan ID Prometric yang sama? Ya! Satu ID Prometric bisa digunakan untuk mendaftar semua jenis ujian SSW maupun JFT-Basic.
Q: Di mana cek jadwal terbaru ujian SSW Indonesia? Cek di situs resmi bp2mi.go.id (menu Pengumuman) atau langsung di prometric-jp.com.
Kesimpulan
Bagi calon pekerja Indonesia yang ingin mengejar visa Tokutei Ginou, ujian Prometric di Indonesia adalah pilihan paling praktis dan hemat. Biayanya jauh lebih terjangkau, soal tersedia dalam Bahasa Indonesia, dan kamu tidak perlu dulu berada di Jepang untuk mendaftar.
Langkah paling penting sekarang: buat ID Prometric, tentukan bidang kerja yang kamu minati, lalu mulai persiapan ujian keterampilan dan bahasa Jepang secara bersamaan. Dengan persiapan yang matang, peluang bekerja di Jepang bukan lagi sekadar mimpi.
Informasi dalam artikel ini bersumber dari BP2MI, Prometric Japan, dan sumber resmi lainnya. Jadwal, biaya, dan lokasi ujian dapat berubah sewaktu-waktu — selalu cek informasi terbaru di situs resmi.



















